Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Wednesday, 31 December 2014

Jenazah Berbaju Pramugari AirAsia Didoakan di KRI Bung Tomo

 
 
"Di atas KRI Bung Tomo jenazah akan dipetikan dan didoakan dulu." 
 
Kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Yos Sudarso (353) turut dikerahkan mencari pesawat AirAsia QZ8501. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Jenazah seseorang berbaju pramugari pesawat Air Asia QZ-8501 berhasil dievakuasi tim penyelamat di Selat Karimata. Namun, untuk sementara, jenazah yang belum dikenali identitasnya itu harus disemayamkan di Kapal Perang TNI AL, KRI Bung Tomo.

"Prinsipnya kami akan secepatnya akan membawa jenazah korban. Tapi, kondisi cuaca saat ini tidak mendukung kami untuk membawa jenazah," kata kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo, Rabu 31 Desember 2014.

Jenazah disemayamkan sementara di KRI Bung Tomo untuk nantinya dibawa ke Pelabuhan Kumai dan diterbangkan ke Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

"Di atas KRI Bung Tomo jenazah akan dipetikan dan didoakan dulu," jelasnya.

Jenazah berbaju pramugari Air Asia ditemukan bersama dua jenazah berjenis kelamin laki-laki di sektor 5 pencarian atau berada tak jauh dari ditemukannya pintu darurat Air Asia di Perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

"Pada pukul 06.06 Wib ditemukan jenazah laki-laki, jam 06.45 ditemukan kembali jenazah perempuan berpakaian pramugari, dan jam 06.56 ditemukan laki-laki," papar Soelistyo

source : viva.co.id

25 Dokter Forensik Siap Identifikasi Korban AirAsia


 
 
Daftar penumpang pesawat AirAsia QZ8501
Gubernur Jawa Timur Soekarwo memimpin persiapan penerimaan jenazah korban AirAsia QZ8501 untuk diidentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara di Jl Ahmad Yani Surabaya. Menurutnya, proses identifikasi akan ditangani tim dokter forensik sebanyak 25 orang.

“Tim forensiknya gabungan dari Bhayangkara, Mabes Polri, RSU Dr Soetomo, dan dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya,” ujar Soekarwo usai meninjau lokasi identifikasi di RS Bhayangkara Surabaya, Rabu 31 Desember 2014.

Soekarwo menuturkan, teknis evakuasi jenazah para korban nantinya melalui beberapa tahap yaitu  setelah tiba di Bandara Juanda kemudian jenazah dibawa ke Markas Operasional Lanudal Bandara Juanda. Selanjutnya diserahkan ke Pemerintah Provinsi, dan diserahkan ke RS Bhayangkara.

“Setelah diindentivikasi baru diserahkan ke keluarga. Keluarga diperkenankan datang ke RS Bhayangkara. Telah sediakan ruang tunggu untuk keluarga korban di ruang Mahameru,” tukasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RS dr Soetomo, Dodo Arnando, mengatakan telah menyiapkan 10 dokter spesialis forensik untuk indentifiaksi korban. Selebihnya, akan disupoort dari Universitas Airlangga Surabaya dan dari Polda Jatim.

“Mudah-mudahan lancar dan mudah identifikasinya. Sebab, kalau jasadnya kurang baik (tidak utuh) harus perlu ada tes DNA, satu jasad bisa sampai satu minggu baru bisa selesai,” katanya.

Di RS Bhayangkara telah siap tiga kontainer yang sudah disertai pendingin telah siap untuk menampung para jenazah korban AirAsia yang siap diidentifikasi. Selain itu, juga ada tenda panjang untuk tim dokter dan peralatan identifikasi.
 
Source : viva.co.id

Tuesday, 26 November 2013

Badai Matahari 2013, Bumi Menuju Kekacauan

foto
Ledakan di tubuh matahari yang terjadi 3 Agustus 2010 (Foto NASA)
 TEMPO Interaktif, Moskow - Ramalan yang menakutkan belum lama ini dipublikasikan para ahli luar angkasa dari Badan Luar Angkasa (NASA). Menurut para astronomer Amerika, setelah tidur selama bertahun-tahun, matahari akan bangun pada 2013. Bumi pun akan terancam dengan dampak bangunnya matahari. Badai matahari tersebut bisa merusak satelit komunikasi. Akibatnya, Bumi tinggal menanti terjadinya kekacauan.

Dalam laporannya, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Liam Fox mengatakan badai elektromaknetik bakal menyebabkan bencana teknogenik di Bumi. Fox menguatkan laporannya dengan statistik yang menunjukkan temperatur di permukaan matahari meningkat drastis.

Badai matahari akan menciptakan radiasi dengan level tinggi yang akan mempengaruhi medan magnet Bumi. Hal tersebut bakal memicu bencana bagi kemanusiaan. Sebab, kereta-kereta, pesawat, navigasi bakal terganggu, jaringan radio bakal rusak.

Menurut Fox, masyarakat Bumi terlalu bergantung kepada teknologi. Dan itu membuat mereka sangat rentan. Pelindung alami Bumi tidak akan mampu mengatasi badai matahari yang akan membuat semua komputer tidak bisa berfungsi. Selain itu, sistem perbankan akan terganggu.

Kegagalan di pembangkit listrik di seluruh dunia juga bisa terjadi selama berjam-jam sampai beberapa bulan. Akan tetapi, dampak negatif tersebut bisa dikurangi jika warga mengantisipasinya.

Para ilmuwan telah menyelidiki aktivitas matahari sejak 11 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas matahari relatif tenang. Tetapi, menurut sejumlah ahli, ketenangan tersebut merupakan indikasi bakal terjadinya badai. Cincin api bakal mencuat dari permukaan matahari dalam waktu dekat. Dan itu memiliki kekuatan merusak seperti ratusan bom hidrogen.

Jika kekuatan merusaknya mencapai bumi, itu bakal menyebabkan kerugian ekonomi. Menurut perkiraan awal, kekuatannya mencapai 20 kali lipat lebih merusak ketimbang Badai Katrina.

Badai matahari merupakan aktivitas matahari terkuat. Energi percikan api dari matahari berkekuatan 100 kali lebih besar dari energi panas bumi yang bisa dihasilkan dari pembakaran seluruh cadangan minyal di bumi.

Gelombang korpuskular yang terkuat mengganggu medan magnetik bumi. Partikel-partikel dari badai matahari memiliki kecepatan 400-1.000 kilometer per detik dan bisa mencapai atmosfer bumi dalam hitungan hari. Proses tersebut disebut badai magnetik.

Percikan api dari matahari biasa memicu badai magnetik di bumi. Jika itu terjadi, dokter meminta masyarakat untuk berhati-hati dan mencegah stress baik fisik maupun emosi. Sebab, fenomena tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Hindari Badai Matahari 2012, Pesawat Jauhi Kutub

TEMPO.CO, Washington - Badai matahari yang menyentuh Bumi pada Selasa, 23 Januari 2012, telah memaksa sejumlah maskapai Amerika mengubah rute penerbangan mereka yang menuju atau dari arah Kutub Utara. Misalnya saja Air Canada dan Qantas Airways Ltd yang memilih terbang lebih jauh ke arah selatan daripada rute biasanya.

Pengalihan rute dilakukan setelah Space Weather Prediction Center NOAA mengeluarkan peringatan dampak badai matahari terhadap Bumi. Boug Biesecker, pengamat dari NOAA, menyatakan badai matahari tidak berisiko bagi manusia.

"Tapi, sebagai tindakan pencegahan, beberapa rute penerbangan sebaiknya dialihkan untuk menghindari penyimpangan komunikasi dan mengurangi efek radiasi yang berlebihan ke penumpang serta pilot," kata Biesecker.

Nah, atas pertimbangan itulah Delta Air Lines mengubah perjalanan sekitar delapan penerbangannya. Seperti penerbangan dari Hong Kong, Shanghai, dan Seoul dengan tujuan Detroit, Amerika.

Juru bicara Delta Air Lines, Anthony Black, mengatakan pengubahan rute itu telah memperpanjang waktu penerbangan hingga 15 menit dari jadwal normalnya. "Tapi hal itu harus dilakukan untuk menghindari potensi gangguan radio komunikasi antara pilot dan menara atau pesawat lainnya," ujar Black.

Atas pertimbangan yang sama, maskapai Qantas Airways mengalihkan rute penerbangan dari Sydney ke Buones Aires dan sebaliknya. Pengalihan rute itu menyebabkan jalur penerbangan menjadi lebih panjang. Oleh karena itu, Qantas harus menambah muatan lima ton bahan bakar.

"Sejauh mungkin kami terbang ke arah selatan," kata juru bicara Qantas, Sophia Cobbelly.

Selama tujuh tahun terakhir, badai matahari kali ini jauh lebih besar, bahkan jika dibanding dengan Mei 2005 silam. Partikel bermuatan radiasi itu pun diduga dapat menyebabkan gangguan pada komputer, kontrol kapal, satelit yang memutari bumi, serta global positioning system atau GPS.

Kiamat tak Datang pada 21 Desember 2012

TEMPO.CO- SETIAP tahun menyimpan misterinya sendiri. Pasti banyak alasan yang membuat sebagian orang percaya pergantian tahun bukan hanya soal menyobek halaman  kalender.

Para penghayat ramalan yakin sekali tahun 2012 merupakan tahun naga air. Menurut mereka itu artinya tahun cerah, di mana-mana akan terjadi perbaikan. Tahun naga air kabarnya menjernihkan dan mendinginkan yang keruh dan panas. Sifat panas tahun lalu akanberubah  menjadi tenang. Tapi, lantaran berurusan dengan air, semua sifat air termasuk yang buruk, konon akan terjadi. Akan banyak peristiwa berkaitan dengan air, misalnya banjir.

Anda percaya? Terserah. Tak ada hukum di negeri kita yang melarang orang meyakini satu ramalan

Ramalan yang paling mendebarkan tentang 2012 tentulah datangnya kiamat pada 21 Desember nanti –ada juga yang percaya tanggal 23 atau 24 Desember.  Ramalan ini bersumber pada kalender suku Maya --suku bangsa yang pernah hidup di Selatan Meksiko, di sekitar Guatemala. Suku bangsa yang dikenal mahir dalam ilmu falak dan sistem perhitungan masa ini menyebutkan bahwa hari itu datang gelombang galaksi besar yang membuat macet semua aktivitas di muka bumi.

Kalender Maya dibuat berdasarkan Tujuh Zaman (Usia) Manusia. Zaman keempat berakhir pada bulan Agustus 1987. Kalender Maya akan berakhir pada Minggu, 23 Desember 2012. Suku Maya percaya hanya sedikit orang yang akan bertahan dari bencana yang terjadi kemudian. Dalam usia kelima, manusia akan menyadari tujuan spiritual. Dalam usia keenam, manusia akan menyadari Tuhan berada di dalam dirinya. Di usia ketujuh, manusia akan menjadi begitu spiritualis dan berkemampuan telepati.

Sebuah blog di internet, VANtheyologist, mengutip pendapat ahli, menyatakan akan muncul badai matahari. Badai akan muncul ketika terjadi ledakan besar (flare) di atmosfer matahari dan itu memunculkan daya sekuat 66 juta kali bom atom Hiroshima. Bersamaan dengan itu, terjadi juga “coronal mass ejection”, juga peristiwa ledakan yang diduga menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca matahari itu mempengaruhi kondisi antariksa, termasuk mempengaruhi magnet planet bumi. Dampaknya akan terjadi pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan global positioning system, dan juga komunikasi yang mengandalkan satelit dan gelombang frekuensi tinggi. Sistem kerja alat kesehatan, seperti alat pacu jantung, juga diprediksi akan bermasalah.

Dua prediksi mengerikan ini barangkali tidak berkaitan. Kalender bangsa Maya menghitung hari akhir dari tahun ke-13 Bak’tun (siklus 5.125 tahunan), yang jatuh 21 Desember 2012.  Reaksi orang macam-macam. Ada sebuah pesta dansa yang sudah direncanakan digelar besar-besaran di Oslo pada malam 20-21 Desember nanti. Sudah 14 ribu pengguna  Facebook menyatakan hadir di pesta “perpisahan” itu.

Bangsa Aztec yang pernah berdiam di Meksiko juga meyakini kiamat akan datang pada 2012. Kalender suci Aztec, yang disebut Eagle Bowl, mewakili pergerakan dewa surya Tonatiuh. Kalender itu sangat akurat dan telah digunakan dalam berbagai bentuk selama lebih dari 2.000 tahun. Sebuah ramalan dari Eagle Bowl  menyatakan, “Setelah Sorga Tiga Belas Pilihan Menurun, dan Sembilan Neraka Malapetaka yang Meningkat, Pohon Kehidupan akan berbunga dengan buah yang tak pernah diciptakan sebelumnya, buah itulah Spirit Baru Kehidupan.”

Tiga belas Sorga dan Sembilan Neraka itu panjangnya masing-masing 52 tahun – sehingga totalnya 1.144 tahun. Setiap Sembilan Neraka itu datang, maka dampaknya lebih buruk dari yang terakhir. Hari terakhir Neraka datang diyakini jatuh pada 17 Agustus 1987. Ketika itu, Tezcatlipoca, dewa kematian, menanggalkan topeng batu giok untuk mengungkapkan dirinya sebagai Quetzelcoatl atau dewa perdamaian.

Dalam mitologi suku Aztec, usia manusia pertama berakhir dengan hewan melahap manusia. Usia kedua selesai oleh angin, yang ketiga oleh api, dan keempat oleh air. Kelima zaman sekarang itu disebut Nahui-Olin (Matahari Gempa), dan dimulai pada 3113 SM dan akan berakhir pada tanggal 24 Desember 2011.

Tanggal itu akan menjadi penghancuran terakhir dari keberadaan manusia di bumi. Tanggal itu bertepatan dengan yang ditentukan oleh McKenna Bersaudara dalam “The Invisible Landscape” sebagai akhir sejarah. Hal ini mereka tunjukkan atas dasar analisa komputer dari kalender kuno Cina yang disebut I Ching.

Sebelum terlanjur percaya pada ramalan Maya atau Aztec, dan Anda bersiap-siap sembunyi dalam goa atau berlayar di laut pada tanggal itu, Anda perlu menyimak kolom Joel Stein di Majalah Time edisi 9 Januari. Jurnalis yang menulis untuk Los Angeles Times dan kontributor Majalah Time ini agaknya penasaran dengan ramalan kiamat itu.

Stein kemudian menghubungi David Stuart, seorang sarjana keturunan bangsa Maya yang ketika berusia 18 tahun pada 1984  menerima bea siswa MacArthur –dan merupakan penerima termuda bea siswa itu sampai sekarang. Ternyata Stuart tak bisa dihubungi sebab dia sedang berada di Guatemala, tapi Stuart membalas email dari Joel Stein. Ternyata pendapat Stuart tentang kiamat itu sungguh meredakan kecemasan banyak orang. “Ramalan akhir dari kalender (Maya) diciptakan oleh orang yang sepenuhnya tidak mengerti tentang suku bangsa Maya kuno,” tulis Stuart.

Joel Stein juga menghubungi Robert Sitler, profesor bahasa dan literature modern dari Universitas Stetson. Sitler pernah mengembara di kawasan yang dihuni suku bangsa Maya, daerah di antara Meksiko dan Guatemala, selama 35 tahun. Sitler bertanya pada 200 orang Maya tentang apa yang terjadi pada 21 Desember 2012 –hari terakhir dari tahun ke-13 Bak’tun.

Menurut Sitler, tak seorang pun dari orang Maya yang ditemuinya tahu tentang kalender Maya. Artinya, kalender itu sudah tidak dipergunakan ratusan tahun. Barangkali karena mereka menonton film dan televisi Amerika dua tahun terakhir yang penuh tema kiamat, maka sebagian orang Maya ingat kembali pada kalender nenek-moyang mereka dulu.

Bahkan, Sitler yang diundang ceramah di beberapa tempat untuk meluruskan ramalan tentang kalender Maya itu. Walau begitu, dalam satu bagian ceramahnya, Sitler bercerita tentang ramalan Mesir kuno tentang akan datangnya Dewa Bolon Yokte, pembawa perang, pertentangan dan perselisihan.

Stein juga sempat datang ke Meksiko. Ia bicara dengan banyak orang keturunan Maya, bangsa yang dalam waktu lama terus menerus diperangi pemerintah Meksiko. Pada Stein, orang-orang berdarah Maya itu menjelaskan, yang dimaksud akhir ke-13 Bak’tun bukanlah akhir zaman, tapi awal dari sebuah era baru. Tahun yang lain akan datang, tahun yang membawa hal-hal baru.

Anda boleh percaya atau tidak..

Monday, 25 November 2013

Apa Efek Badai Matahari 2012 pada Satelit?



TEMPO.CO, Jakarta - Partikel energetik dari ledakan flare badai matahari pertama di tahun 2012 yang tergolong cukup kuat, yaitu berskala M8-9 yang terjadi pada 23 Januari pukul 10.59 WIB dan telah mencapai bumi pada Selasa, 24 Januari malam waktu Indonesia.

"Dampaknya terhadap operasional satelit terasa hingga Rabu ini. Flare yang cukup kuat ini adalah kejadian pertama kali sejak Mei 2005 atau sejak tujuh tahun lalu," kata Thomas Djamaluddin, Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di Jakarta, Rabu, 25 Januari 2012.

Flare ini, menurut Profesor Riset Astronomi-Astrofisika itu, juga diikuti oleh CME (Coronal Mass Ejection), lontaran massa dari korona matahari, terutama proton dengan kecepatan tinggi, yakni sampai 1.400 km/detik atau kira-kira menjangkau jarak sepanjang Pulau Jawa hanya dalam waktu satu detik.

CME terdeteksi wahana pemantau matahari SOHO pada posisi antara bumi-matahari berjarak 1.500.000 km dari bumi (sekitar 4 kali jarak bumi-bulan), ujarnya.

Partikel bermuatan dari matahari itu tampak seperti hujan salju yang berarti mengarah ke arah bumi dan disebut CME halo karena tampak seperti melingkupi seluruh piringan matahari. "Badai matahari yang cukup kuat seperti ini berpotensi menggangu operasional satelit, seperti satelit komunikasi, "ujarnya.

Kalau itu terjadi dan tidak dapat diatasi oleh operator satelitnya, kemungkinan terjadi gangguan pada penggunaan telepon selular, siaran TV, komunikasi data perbankan, dan pengguna lainnya. "Tetapi biasanya para operator satelit sudah mengantisipasinya," katanya.

Dampak lainnya adalah gangguan pada ionosfer yang akan mengganggu komunikasi radio HF/gelombang pendek yang biasa digunakan oleh komunikasi jarak jauh, termasuk oleh siaran radio luar negeri seperti BBC, VOA, atau ABC.

"Navigasi berbasis satelit seperti GPS juga kemungkinan terganggu akurasinya. Jadi, jangan terlalu percaya pada posisi yang ditunjukkan GPS (frekuensi tunggal)," katanya.

Dikatakan Djamal, ledakan badai matahari kelas M sebenarnya tergolong kelas menengah, tetapi karena mendekati kelas ekstrem (kelas X), maka dampaknya akan cukup kuat kalau mengarah ke bumi.

"Setelah hari ini, masih ada potensi badai yang lebih kuat lagi dalam tahun ini karena sekarang ini memang sedang pada fase matahari aktif," katanya.

Benarkah Prasasti Maya Berisi Ramalan Kiamat?

Penemuan prasasti "Bata Comalcalco" yang diduga mempertegas ramalan bangsa Maya tentang kiamat yang akan jatuh pada 2012 ternyata cuma isapan jempol belaka. Demikian hasil penelitian dari sejumlah ilmuwan yang meneliti artefak tersebut.

Sven Gronemeyer, seorang arkelog dari La Trobe University, Australia yang telah membaca epigraf di prasasti berusia 1300 tahun itu mengatakan tulisan itu sebenarnya menceritakan kembalinya sosok dewa dalam mitologi Maya, Bolon Yokte, pada Baktun ke 13 dan tidak berhubungan dengan kiamat.


Baktun merupakan sistem penanggalan Maya - satu Baktun setara dengan 394 tahun - dan 13 merupakan angka sakral bagi bangsa Maya. Baktun ke-13 itu jatuh pada 21 Desember 2012.

Apa lagi, lanjut Gronemeyer, prasasti yang ditemukan setahun lalu di situs Tortuguero, di teluk Tabasco, Meksiko itu juga telah rusak, sehingga akhir dari tulisan di dalamnya hampir tidak lagi bisa terbaca.

Menurut Gronemeyer, prasasti itu hanya menunjukan berakhirnya sebuah siklus penanggalan dalam sistem kalender Maya yang terdiri dari 5125 tahun yang telah dimulai sejak tahun 3113 sebelum Masehi.

Dari hasil penelitian Gronemeyer disimpulkan bahwa prasasti itu berisi ramalan dari Bahlam Ajaw, pemimpin Maya pada masa itu yang ingin mempersiapkan kedatangan Bolon Yokte.

"Jajaran elit Maya di Tortuguero saat itu harus mempersiapkan tempat untuk kedatangan sang dewa dan Bahlam Ajaw menjadi tuan rumah," kata Gronemeyer seperti dikutip laman beritasatu.com.

Bolon Yokte adalah dewa perang dan penciptaan dalam mitologi Maya

"Tanggal dalam prasasti itu bernilai simbolis karena dilihat sebagai hari penciptaan. Itu merupakan hari kedatangan dewa dan bukan lompatan besar dalam peradaban manusia," terang Gronemeyer.

Sebelumnya Institute of Anthropology and History Meksiko, badan yang mengatur artefak-artefak kebudayaan Meksiko telah mengingatkan bahwa rumor tentang kiamat pada Desember 2012 adalah pemahaman a la Barat yang salah tentang Sistem Penanggalan Maya.

Menurut mereka kebudayaan Barat melihat kiamat berhubungan dengan akhir dunia dan kedatangan mesias sementara bagi bangsa Maya dunia berputar dalam satu siklus yang tidak pernah berakhir.

Penulis: Liberty Jemadu
Sumber:Guardian, 
di kutip : berita plasa

Baca Selengkapnya............ : http://berita.plasa.msn.com/




Indonesia Rajawali Kejutkan Malaysia Tigers


VIVAnews - Indonesia Rajawali yang sukses mengantongi dua hasil bagus dalam dua pertandingan sebelumnya, kembali tampil mengesankan saat menantang tim berkomposisi juara Malaysia Tiger di babak penyisihan grup K pada turnamen bulutangkis beregu Axiata Cup 2012.

Dalam pertarungan di Stadion Badminton Cheras, Minggu, 25 Maret 2012, Dionysius Hayom Rumbaka yang bermain di partai pertama sempat mendapat kesulitan saat berhadapan dengan Hafiz Hashim, menggantikan Lee Chong Wei yang absen karena cedera.

Hayom harus bermain tiga set untuk memastikan kemenangan atas Hafiz. Hayom sempat kehilangan set pertama dengan angka 16-21. Namun, dalam dua set selanjutnya, Hayom tidak memberikan kesempatan kepada Hafiz untuk mengembangkan permainan.

Sukses Hayom merebut set kedua dengan skor 21-18 memberikan kepercayaan diri buat Hayom tampil mendominasi di set penentu. Klimaksnya, saat Hayom menutup laga di set ketiga dengan selisih angka 21-9.

Di nomor ganda, pasangan Angga Pratama/Rian Agung Saputro tampil spartan dan menunjukan determinasi luar baisa saat menghadapi pasangan nomor satu Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, untuk mengunci kemenangan Indonesia Rajawali.

Sempat kalah 10-21 pada set pertama,  Angga dan Rian mampu bangkit pada dua set selanjutnya. Tampil penuh percaya diri selama set kedua, mereka menang 21-18. Lalu sukses memanfaatkan kekalahan sendiri pemain tuan rumah sehingga menang 21-13 pada set terakhir. Radjawali unggul 2-0 atas Tigers.

Meski sudah tidak menentukan, partai ketiga antara Shesar Hiren Rhustavito melawan Daren Liew tetap berlangsung seru. Kejar-mengejar angka terjadi pada set pertama, namun Shesar harus mengakui keunggulan lawannya 19-21.

Pada awal set kedua, kedua pemain tetap menunjukan performa terbaiknya. Tapi Shesar kerap melakukan kesalahan sendiri sehingga Liew bisa melaju dan memberikan kemenangan untuk Tigers 21-13.

Indonesia Rajawali pun mengunci kemenangan yang tidak terduga atas Malaysia Tigers 2-0. Wakil tanah air itu pun mengamankan posisi puncak Grup K dan terhindar berhindar tim senegara, Indonesia Garuda yang menjuarai Grup J, pada babak semifinal.

Pada semifinal yang akan digelar dengan sistem kandang-tandang tanggal 30 Maret dan 1 April mendatang, Indonesia Rajawali akan menghadapi Malaysia Lepard. Sementara Indonesia Garuda akan menjajal Malaysia Tigers.

dikutip dari
• VIVAnews

Rossi Pesimistis Rebut Podium di Qatar


VIVAnews - Valentino Rossi pesimistis bisa meraih podium pada seri pertama MotoGP 2012 di Qatar, 8 April mendatang. The Doctor menilai Ducati masih tertinggal dari Repsol Honda dan Yamaha.

Dari sesi latihan resmi terakhir di Sirkuit Jerez, Spanyol, Rossi hanya berada di posisi keenam. Sembilan kali juara dunia Motor Grand Prix tersebut mendapatkan catatan waktu terbaik 1 menit 39,733 deti. Rossi tertinggal dari duo Repsol Honda, Casey Stoner (0,953 detik) dan Dani Pedrosa (0,6 detik).

Rossi menilai motor Ducati GP12 yang ditungganginya belum sesuai harapan. Pembalap 33 tahun tersebut menegaskan GP12 masih sulit dikendalikan. Padahal usai menggelar latihan resmi di Sepang, Januari 2012, Rossi sempat optimistis dengan GP12.

Kondisi tersebut membuat Rossi tidak yakin bisa meraih podium di MotoGP Qatar yang berlangsung di Sirkuit Losail. Rossi justru menjagokan pembalap-pembalap Repsol Honda dan Yamaha.

"Untuk podium buat saya akan sulit. Stoner dan (Jorge) Lorenzo dan Pedrosa jauh lebih cepat daripada kami. Dan mungkin kami level dengan (Ben) Spies dan (Cal) Crutchlow, tapi mereka tetap lebih cepat dari kami. Semua tergantung trek dan potensi kami sesungguhnya," ujar Rossi seperti dilansir Motorcyclenews.com, Senin 26 Maret 2012.

Rossi menegaskan masalah utama yang dialami GP12 adalah keseimbangan motor. "Sepertinya motor lebih bagus di bagian depan. Tapi, masalah terbesar tetap kendali, jadi kami harus bekerja keras mengatasinya," papar Rossi. (irb)

dikutip dari
• VIVAnews

Rusuh, Pendemo Bandara Ditembak Peluru Karet

 
Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM bersubsidi di Medan berlangsung rusuh. Petugas yang berjaga akhirnya menembakkan peluru karet untuk membubarkan ribuan demonstran yang mengamuk.

Dari pantauan VIVAnews di Bandara Polonia, Medan, Senin petang 26 Maret 2012, demonstran merobohkan pagar bandara bertaraf internasional itu. Bahkan, massa juga merusak area taman utama yang ada di dalam Bandara.

Massa menuntut agar Bandara Polonia ditutup sementara sambil menunggu pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Bentrokan pun terjadi. Demonstran melemparkan batu dan benda-benda keras lainnya ke arah polisi yang sedang mengamankan lokasi.

Massa terus merangsek masuk. Personel TNI pun dikerahkan. Dua unit mobil meriam air langsung berhadapan dengan demonstran. Petugas mencoba membubarkan aksi massa dengan menembaki dengan peluru karet.

Pantauan VIVAnews, sejumlah demonstran yang mayoritas terdiri dari mahasiswa, petani, dan buruh itu mengalami luka-luka. Ada beberapa demonstran yang terpaksa dipapah rekannya untuk meninggalkan lokasi demonstrasi karena mengalami luka.

Sejumlah demonstran  terlihat diburu dan ditangkapi petugas. Mahasiswa mengancam akan menyerang balik. Saat berita ini diturunkan, mahasiswa masih berhadap-hadapan langsung dengan petugas.

Demonstrasi yang berakhir rusuh ini juga melukai dua wartawan setempat. Dua fotografer terluka akibat lemparan batu. (umi)

dikutip dari
• VIVAnews